Skip to main content

Buah Kenangan Seminar Entrepreneur Center


Foto bareng dengan bang Hijrah saat memberikan hadiah hasil karyanya
di Aula Fakultas Ekonomi USU
Ini merupakan hadiah dari seorang pengusaha muda asal Aceh, Hijrah Saputra saat mengikuti Seminar Entrepreneurship Center (SEC) di aula FE USU pada hari Kamis (03/04). Saat itu saya bertanya tentang Focus dan Creative.

Focus dan Creative merupakan dua hal penting dalam berwirausaha. Menurut Hijrah, salah satu syarat menjadi kreatif adalah fokus pada potensi bukan kekurangan. Sedangkan kreatif itu sendiri yaitu dimana seseorang dapat melihat masalah sebagai peluang. Ada uang dibalik peluang. Dengan fokus, kita dapat menciptakan hal-hal baru, karya-karya baru dengan mengembangkan kreatifitas kita. Menurutnya, kita kreatif namun harus tetap fokus.


Lain halnya dengan kak Suci. Dia mendefinisikan bisnis sebagai jatuh cinta. Usaha yang dibuatnya itu bernama ”Kerlip”. Ada beberapa strategi yang dia sampaikan dalam mencapai kesuksesan bisnis. Menurutnya, hal yang harus ditekankan yaitu "excellent" baik dalam product, process dan people nya. Kita harus yakin bahwa produ kita itu excellent.

Student Entrepreneur Center (SEC) merupakan nama dari suatu komunitas untuk  mahasiswa yang memiliki jiwa berwirausaha. SEC berada dibawah naungan Pembantu Rektor III USU. Adapun tujuan dari SEC ini yaitu untuk membina dan mengembangkan kewirausahaan mahasiswa.

“Yang paling penting itu ya Action dan berani mengambil resiko” ucap Raja Bongsu Hutagalung selaku PR III USU saat memberi kata sambutan.

mynote:
"Sesuatu yang mengembirakan ialah menjadi mahasiswa dengan memiliki penghasilan sendiri. Mungkin ini adalah mimpi yang juga diinginkan oleh semua orang. Tak mudah memang menjadi orang sukses. Namun usaha ya harus tetap ada. Aku yakin sama Allah aja, sama do’a orang tua. Semoga Allah memudahkan."

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Naskah History 811 Metro TV

Betapa pentingnya hari, tanggal dan tahun. Hari ini aku diberi tugas membuat history. Jadi aku berada di ruang internet untuk mencatat segala hal yang terjadi pada hari ini lalu merangkumnya kedalam satu paragraf yang terdiri dari 4 baris. Aku mulai berpikir betapa pentingnya hari. Aku sangat menyukai tugasku yang satu ini. Dengan begini aku menjadi tahu peristiwa apa saja yang terjadi.

Ma

Ma... Aku menuis ini karena mengingatmu. Ma, begitulah aku memanggilmu. Segala rasa kucurahkan padamu. Namun aku masih menyimpan yang satu ini ma, cinta.. Semenjak kuliah aku tak lagi bercerita tentang ini padamu. Aku tahu dalam hatimu bertanya-tanya. Mama tahu, anakmu ini sedang mengukir rasa cintanya. Namun tenanglah, cintaku pada mama akan tetap sama. Ma, aku tahu ma, engkau merindukanku. Mama menanti kepulanganku saat ini. Setelah seminggu yang lalu kita bertemu. Ku munculkan diriku dihadapanmu, ku cumbu kedua pipimu. Dan esoknya anakmu ini harus balik lagi kesini, tempat persinggahannya menuntut ilmu. “Kok lama kali pulangnya”? Tanyamu lewat telpon genggam itu. Sabar ya ma.. Aku juga merindukanmu. Ma..maafkan, anakmu ini belum bisa berbuat lebih untukmu. Aku memang sangat-sangat menikmati adanya dirimu. Mama selalu memanjakan diriku. Mengutamakan diriku. Untuk itulah aku mengutamakan dirimu, ma. Mama jangan khawatir jika aku berbuat sesuatu yang lebih dari mama...

Just enough, Remember My Name

Hafalkan namaku disaat menatap muka.  Aku kan mengingat langkah kaki yang selalu ku bawa. Dari jarak jauh ataupun dekat. Aku akan menghiasi senyum dari arah mana pun yang kau mau. Ingatlah pesan-pesan yang mengudara disekitar kita. Serta bahasa tubuh yang sudah tersedia. Hasrat dan keinginan yang tersimpan di dalam kalbu atau pun igauanmu. Dan rintik-rintik yang hampir keluar dari binar mata, memerah. Membuatku mengerutkan dahi, meregangkan alis mata walau tawa-tawa kecil memalingkan suasana. Biarkan saja berjalan apa adanya. Mengalir, meresap hingga ke celah-celah nurani. Bertahanlah sampai kapan ingatan ini akan jenuh. Yang pasti suatu saat nanti aku akan mengingatmu dengan ucapan “ Hallo”, Mekar..Remember my name!