Skip to main content

Mengajar di GO

Selasa, 12 September 2016. Pagi itu aku bergegas berangkat menuju Ganesha Operation di Kebon Jeruk. Mulai hari ini aku menjadi pengajar freelance SD disana. Perjalanan dari Depok ke KBJ membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Aku berangkat pukul 11.00 tiba disana pukul 13.30 menggunakan kereta dan angkot.

Sudah hampir seminggu ini aku tinggal di GO KBJ. Ntah sebab apa yang membuat aku kembali lagi ke daerah ini. GO memberikan peluang dan kesempatan bagiku. Sepertinya kehidupanku masih berlangsung di Jakarta Barat. Padahal sebelumnya aku baru saja pindah ke Depok.

Aku mulai beradaptasi, berkenalan dengan kak Marina (cs), dan ibu PB (guru biologi) yang merupakan satu kamar ku. Ada juga Ibu AT (guru kimia)  dan adiknya, Ibu PR (guru SD), dan namaku sendirii ialah Ibu AM. Namaku ini diberi oleh mba Siti, yang sejak awal sudah ngurusin aku, mulai test hingga microteaching. Beliau juga yang mengatur jadwal kami.

GO memberikan warna baru bagiku. Aku berkenalan lagi dengan anak2 SD. Aku selalu bahagia jika berada di depan mereka. Bagiku kami sama2 saling membutuhkan, yaitu kasih sayang. Mereka adalah tempatku untuk menemukan, dan menebarkannya.

Hari ini 17 Sept kak Marina ulang tahun yang ke 27. Malam ini sgt indah bagiku.

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Naskah History 811 Metro TV

Betapa pentingnya hari, tanggal dan tahun. Hari ini aku diberi tugas membuat history. Jadi aku berada di ruang internet untuk mencatat segala hal yang terjadi pada hari ini lalu merangkumnya kedalam satu paragraf yang terdiri dari 4 baris. Aku mulai berpikir betapa pentingnya hari. Aku sangat menyukai tugasku yang satu ini. Dengan begini aku menjadi tahu peristiwa apa saja yang terjadi.

Ma

Ma... Aku menuis ini karena mengingatmu. Ma, begitulah aku memanggilmu. Segala rasa kucurahkan padamu. Namun aku masih menyimpan yang satu ini ma, cinta.. Semenjak kuliah aku tak lagi bercerita tentang ini padamu. Aku tahu dalam hatimu bertanya-tanya. Mama tahu, anakmu ini sedang mengukir rasa cintanya. Namun tenanglah, cintaku pada mama akan tetap sama. Ma, aku tahu ma, engkau merindukanku. Mama menanti kepulanganku saat ini. Setelah seminggu yang lalu kita bertemu. Ku munculkan diriku dihadapanmu, ku cumbu kedua pipimu. Dan esoknya anakmu ini harus balik lagi kesini, tempat persinggahannya menuntut ilmu. “Kok lama kali pulangnya”? Tanyamu lewat telpon genggam itu. Sabar ya ma.. Aku juga merindukanmu. Ma..maafkan, anakmu ini belum bisa berbuat lebih untukmu. Aku memang sangat-sangat menikmati adanya dirimu. Mama selalu memanjakan diriku. Mengutamakan diriku. Untuk itulah aku mengutamakan dirimu, ma. Mama jangan khawatir jika aku berbuat sesuatu yang lebih dari mama...

Just enough, Remember My Name

Hafalkan namaku disaat menatap muka.  Aku kan mengingat langkah kaki yang selalu ku bawa. Dari jarak jauh ataupun dekat. Aku akan menghiasi senyum dari arah mana pun yang kau mau. Ingatlah pesan-pesan yang mengudara disekitar kita. Serta bahasa tubuh yang sudah tersedia. Hasrat dan keinginan yang tersimpan di dalam kalbu atau pun igauanmu. Dan rintik-rintik yang hampir keluar dari binar mata, memerah. Membuatku mengerutkan dahi, meregangkan alis mata walau tawa-tawa kecil memalingkan suasana. Biarkan saja berjalan apa adanya. Mengalir, meresap hingga ke celah-celah nurani. Bertahanlah sampai kapan ingatan ini akan jenuh. Yang pasti suatu saat nanti aku akan mengingatmu dengan ucapan “ Hallo”, Mekar..Remember my name!