Skip to main content

KEPEDULIAN



Ini adalah kata yang seharusnya untuk diterapkan. Kita hidup di karuniai akal, pikiran serta indra yang terdapat di dalam tubuh. Tentunya dalam keseharian apa yang kita lakukan menggunakan karunia sang Pencipta tersebut. Hal ini secara tidak sadar kita lakukan. Dalam melihat, merasa, mendengar, membau, meraba, dan segala hal yang membuat kita menjadi tahu. Begitu juga dalam mengenal benda atau pun seseorang. Indra, akal dan pikiran tetap digunakan.
Tipe orang itu berbeda-beda, tergantung watak, lingkungan dan cara pandang. Umur orang pun berbeda-beda tergantung siapa yang lahir dan mati duluan. Itulah kehidupan. Didalamnyapenuh dengan silsilah, hingga berakar panjang. Memiliki nenek moyang, cicit, cucut, cucu cicit dan seterusnya.
Kehidupan orang juga berbeda tergantung baiknya akhlak, kuatnya iman, banyaknya materi, kekayaan, jabatan  dan penghargaan. Dalam hidup manusia perlu berjuang untuk memiliki apa yang diinginkan. Namun kadang lupa akan nikmat Tuhan. Apabila ia berhasil tak lagi memikirkan orang-orang. Sangat disayangkan berhasil tanpa syukuran.
Hidup ini butuh kepedulian. Peduli terhadap sesama, bukan sebagian saja. Peduli bukan karena ada apanya melaikan apa adanya seperti lagu-lagu yang sering dinyanyikan. Kepedulian sangat di butuhkan agar ada ikatan peran. Dengan peduli akan tumbuh kasih sayang, dengan kasih sayang akan tumbuh cinta. Semoga kita saling mencinta sesama insan.

Comments

Popular posts from this blog

Ma

Ma... Aku menuis ini karena mengingatmu. Ma, begitulah aku memanggilmu. Segala rasa kucurahkan padamu. Namun aku masih menyimpan yang satu ini ma, cinta.. Semenjak kuliah aku tak lagi bercerita tentang ini padamu. Aku tahu dalam hatimu bertanya-tanya. Mama tahu, anakmu ini sedang mengukir rasa cintanya. Namun tenanglah, cintaku pada mama akan tetap sama. Ma, aku tahu ma, engkau merindukanku. Mama menanti kepulanganku saat ini. Setelah seminggu yang lalu kita bertemu. Ku munculkan diriku dihadapanmu, ku cumbu kedua pipimu. Dan esoknya anakmu ini harus balik lagi kesini, tempat persinggahannya menuntut ilmu. “Kok lama kali pulangnya”? Tanyamu lewat telpon genggam itu. Sabar ya ma.. Aku juga merindukanmu. Ma..maafkan, anakmu ini belum bisa berbuat lebih untukmu. Aku memang sangat-sangat menikmati adanya dirimu. Mama selalu memanjakan diriku. Mengutamakan diriku. Untuk itulah aku mengutamakan dirimu, ma. Mama jangan khawatir jika aku berbuat sesuatu yang lebih dari mama...

Sang Peduli Sampah

(http://cobraeite.blogspot.com) Awan masih menemani langkah Bugiono. Seorang lelaki berumur 49 tahun yang tak letih mengayunkan gerobak. Sekitar 3 Desa di Deli Tua telah ia tempuh. Pak Bug, begitulah sapaannya. Dengan mengenakan baju biru dan celana berwarna coklat yang hampir pudar ia pun menuju rumah warga. Kemudian ia mengambil tumpukan sampah yang telah menantinya, lalu di masukkan ke dalam gerobak yang dibawanya sebagai tempat sampah-sampah tersebut bersatu. Cuaca dingin dan jalanan yang becek tidak memberatkan langkahnya untuk mencari dan terus mencari. Mengutip sampah di rumah-rumah warga mulai subuh hingga petang. Itulah pekerjaan pak Bug sehari-hari. Baginya sampah ibarat teman. Setiap hari selalu ada sampah yang dibawanya bahkan tidak sedikit. Pekerjaan pak Bug pun tidak hanya sampai disitu. Sampah-sampah yang telah terkumpul itu dibawa ke penumpukan sampah. Letaknya di dekat kuburan Cina Deli Tua. Tanpa rasa lelah. Pak Bug senantiasa bersama gerobak. Gerobak yang...

Membuat Naskah History 811 Metro TV

Betapa pentingnya hari, tanggal dan tahun. Hari ini aku diberi tugas membuat history. Jadi aku berada di ruang internet untuk mencatat segala hal yang terjadi pada hari ini lalu merangkumnya kedalam satu paragraf yang terdiri dari 4 baris. Aku mulai berpikir betapa pentingnya hari. Aku sangat menyukai tugasku yang satu ini. Dengan begini aku menjadi tahu peristiwa apa saja yang terjadi.