Skip to main content

Kuliah


“Bukan mereka tidak bisa berkata, hanya saja enggan berbicara, sulit mengungkapkan”
Sebagian besar Mahasiswa di USU telah menerapkan sistem KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi). Mahasiswa diharuskan untuk lebih aktif ketimbang dosen. tapi hal ini diterapkan hanya pada beberapa mata kuliah saja. Semua tergantung dosen. jika dosen mengajak mahasiswa untuk lebh aktif berinteraksi maka sistem kbk telah mampu diterapkan. Manusia memang tak ada yang sama, begitu juga dosen pengajar. Ada mahasiswa yang aktif bertanya dan ada mahasiswa yang enggan mengungkapkan pendapatnya. Ada dosen yang pandai mengajak mahasiswa untuk lebih aktif dan ada juga yang sangat membosankan hingga mahasiswa terantuk karena ngantuk. Pendidikan bukan dianggap sebagai suatu kebutuhan melainkan kewajiban yang secara paksa dipelajarinya. Seharusnya mahasiswa dan dosen mampu menerapkan pengetahuan yang diajarkannya, bukan hanya belajar teori saja. Mahasiswa mempelajari begitu banyak mata kuliah yang tak mungkin diingatnya satu per satu. Delapan semester sama artinya dngan satu bulan. Bayangkan betapa sayangnya waktu yang terbuang itu. Kemampuan mahasiswa untuk mengingat mata kuliah yang diajarkan selama 4 tahun itu hanya garis-garis besarnya saja yang apabila diulang seperti belajar biasa dalam sebulan.
Teori tidaklah mudah untuk diingat. Sayasendiri lebih suka belajar melakukan dari pada belajar dengan tulisan, karena sebanyak apapun tulisan kita tidak akan mengingatkan kita mengenai semua itu. Bayangkan jika kita menerapkannya, semua indra melakukan maka kelima indra tersebut dapat lebih cepat mengingatkan kembali dibanding dengan 2 atau 3 indra yang lama dalam mengingat.

#Catatantahunlalu

Comments

Popular posts from this blog

TEORI Difusi Inovasi

Teori difusi inovasi berkaitan dengan komunikasi massa, disebarkan secara luas ke masyarakat.  Teori digunakan untuk melaksanakan program-program pembangunan yaitu dengan mengganti cara-cara yang lama dengan teknik-teknik yang baru. Sasarannya pun masyarakat pedesaan umumnya sih petani. Prinsip teori ini ialah komunikasi dua tahap, dimana didalamnya terdapat agen perubahan. Oleh karena itu teori ini sangat menekankan sumber-sumber non-media (sumber personal, misalnya tetangga, teman. ahli dan sebagainya) dan juga gagasan atau pendapat yang mempengruhi dan mengubh prilaku kita. Biar apa cobaaaa? Nah.. dibawah ini akan kita bahas lagi yaa..tahap-tahapnya dulu deh. menurut pahlawan komunikasi kita yaitu Everett A Rogers dan Floyd G. Shoemaker (1973) ada 4 tahapan dalam proses difusi inovasi.. Apa sajakah tahap ituu..? Yuuk mari mampir, lihatnya dibawah ini yaa.. :) 4 tahap difusi inovasi: 1. Pengetahuan: Bahwa kita sadar akan adanya teori difusi inovasi ini, apa dan bagaimana serta f...

Membuat Naskah History 811 Metro TV

Betapa pentingnya hari, tanggal dan tahun. Hari ini aku diberi tugas membuat history. Jadi aku berada di ruang internet untuk mencatat segala hal yang terjadi pada hari ini lalu merangkumnya kedalam satu paragraf yang terdiri dari 4 baris. Aku mulai berpikir betapa pentingnya hari. Aku sangat menyukai tugasku yang satu ini. Dengan begini aku menjadi tahu peristiwa apa saja yang terjadi.

Sabar

Aku ingin meniti air yang beku. Sabar menanti ia mencair. Aku ingin masuk kedalam dahagamu. Memberi setetes saja kesejukan. Dalam keadaan baik ataupun lelah. Aku hanya ingin menjadi penyejuk yang merindang dirimu. Keadaan sabar sama seperti kita menunggu Jemariku belum   lelah, menantimu. Aku masih mengukir sabar dijendela kaca tempat kita bejumpa. Sabar yang tertuang dalam hati, dalam pikiran dan dalam raga yang senantiasa merelakannya bersinggungan dengan besi putih, tempat   menyandar. Kakiku tetap tegak, tak berpindah. Tanganku masih menari-nari melukis namamu dari arah kanan dan kiri. Aku bukan main-man, aku hanya sabar menunggu kedatanganmu.