Skip to main content

KENDALIKAN DIET DENGAN BERPIKIR!


Wahhh kalo crita tentang diet nih pasti kebayangnya buat orang orang gemuk, Tapi bagi yang udah langsing atau normal gak ada salahnya deh didengar info ini untuk menambah pengetahuan kita atau bisa bantu temennya yang mempunyai kelebihan berat badan..
Oke deh, langsung saja kita ke topik pembicaraan. Sebenarnya ini adalah teknik ilmiah yang dapat mengubah kebiasaan-kebiasaan makan kita. Memang ya kalo udah kebiasaan itu sulit untuk dihilangkan apalagi bila kita melihat makanan favorit yang ada dihadapan kita, wahh rasanya mau makan aja tapi tenang saja guys, nih aku mau bagi beberapa tips untuk mengurangi kebiasaan makan hanya dengan berpikir, pastinya tanpa modal.
Langkah pertama dalam mengendalikan perubahan diet kamu yaitu:
memasikan bahwa kamu mampu memperoleh imajinasimu secara sadar.
kamu perlu berlatih 3 kemampuan:
1. Memunculkan pikiran yang tidak menyenangkan,
bayangkan saja hal yang membuatmu muntah, misalnya makanan tersebut di penuhi ulat. Pasti kamu tidak akan memakannya.
2. Menghentikan pikiran itu (melalui pernyataan dengan membayangkan dirimu berteriak “berhenti” akan langsung menghapus pikiran tersebut)
3. Memunculkan pikiran yang menyenangkan,, misalnya berjalan-jalan di tepi pantai. Hal ini sejenak akan melupakan anda pada makanan yang diinginkan.
Inti pikiran-pikiran negatif seperti ini harus yang cukup menakutkan
Mudah kan guys? Gak perlu repot-repot beli obat. Silahkan di coba ya guys. Semoga bermanfaat :)

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Naskah History 811 Metro TV

Betapa pentingnya hari, tanggal dan tahun. Hari ini aku diberi tugas membuat history. Jadi aku berada di ruang internet untuk mencatat segala hal yang terjadi pada hari ini lalu merangkumnya kedalam satu paragraf yang terdiri dari 4 baris. Aku mulai berpikir betapa pentingnya hari. Aku sangat menyukai tugasku yang satu ini. Dengan begini aku menjadi tahu peristiwa apa saja yang terjadi.

Ma

Ma... Aku menuis ini karena mengingatmu. Ma, begitulah aku memanggilmu. Segala rasa kucurahkan padamu. Namun aku masih menyimpan yang satu ini ma, cinta.. Semenjak kuliah aku tak lagi bercerita tentang ini padamu. Aku tahu dalam hatimu bertanya-tanya. Mama tahu, anakmu ini sedang mengukir rasa cintanya. Namun tenanglah, cintaku pada mama akan tetap sama. Ma, aku tahu ma, engkau merindukanku. Mama menanti kepulanganku saat ini. Setelah seminggu yang lalu kita bertemu. Ku munculkan diriku dihadapanmu, ku cumbu kedua pipimu. Dan esoknya anakmu ini harus balik lagi kesini, tempat persinggahannya menuntut ilmu. “Kok lama kali pulangnya”? Tanyamu lewat telpon genggam itu. Sabar ya ma.. Aku juga merindukanmu. Ma..maafkan, anakmu ini belum bisa berbuat lebih untukmu. Aku memang sangat-sangat menikmati adanya dirimu. Mama selalu memanjakan diriku. Mengutamakan diriku. Untuk itulah aku mengutamakan dirimu, ma. Mama jangan khawatir jika aku berbuat sesuatu yang lebih dari mama...

Just enough, Remember My Name

Hafalkan namaku disaat menatap muka.  Aku kan mengingat langkah kaki yang selalu ku bawa. Dari jarak jauh ataupun dekat. Aku akan menghiasi senyum dari arah mana pun yang kau mau. Ingatlah pesan-pesan yang mengudara disekitar kita. Serta bahasa tubuh yang sudah tersedia. Hasrat dan keinginan yang tersimpan di dalam kalbu atau pun igauanmu. Dan rintik-rintik yang hampir keluar dari binar mata, memerah. Membuatku mengerutkan dahi, meregangkan alis mata walau tawa-tawa kecil memalingkan suasana. Biarkan saja berjalan apa adanya. Mengalir, meresap hingga ke celah-celah nurani. Bertahanlah sampai kapan ingatan ini akan jenuh. Yang pasti suatu saat nanti aku akan mengingatmu dengan ucapan “ Hallo”, Mekar..Remember my name!